Semarang – jurnaltimes.com

Memasuki hari ke-3 perayaan Idul Fitri 2025, arus lalu lintas di jalur arteri dan tol di wilayah hukum Polres Semarang masih terpantau ramai dan padat. Berdasarkan pemantauan pada Selasa, 1 April 2025, jajaran Polres Semarang sempat memberlakukan sistem buka tutup di beberapa titik, seperti jalur Kota Ungaran dan Simpang Bawen, guna mengurai kepadatan kendaraan.

Tak hanya di jalur arteri, kepadatan juga terjadi di jalur tol, terutama di rest area 429 A dan 439 A, yang menyebabkan Polres Semarang menerapkan sistem buka tutup di dua rest area tersebut akibat tingginya jumlah pengunjung.

Wakapolres Semarang: Personel Harus Responsif Hadapi Lonjakan Arus Pemudik

Menanggapi kondisi tersebut, Wakapolres Semarang, Kompol Erwin Chan Siregar, SH, SIK, MH, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi lonjakan arus lalu lintas. Hal ini disampaikannya saat apel siaga Satgas Ops Ketupat Candi 2025 pada Rabu, 2 April 2025.

“Di hari ke-3 Idul Fitri ini, masih terjadi lonjakan pemudik yang mengunjungi lokasi wisata. Seperti kemarin, jalur arteri maupun tol masih didominasi kendaraan berpelat luar Jawa Tengah. Hal ini harus disikapi dengan cepat dan solutif, terutama dalam mengatasi kendala di jalur utama dan area wisata di Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Kapolres Semarang: Wisata Jadi Daya Tarik Pemudik

Di lokasi terpisah, saat melakukan pemantauan langsung di KM 429 A Tol Semarang, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK, MSi, menjelaskan bahwa wilayah Kabupaten Semarang masih menjadi destinasi favorit para pemudik.

“Kepadatan arus di jalur Kabupaten Semarang diperkirakan akibat meningkatnya kunjungan pemudik ke berbagai destinasi wisata di sini. Mengingat Kabupaten Semarang memiliki banyak tempat wisata yang diminati,” tambahnya.

Selain fokus pada pengamanan di lokasi wisata, Polres Semarang juga memastikan kelancaran lalu lintas di jalur utama dan ketersediaan bahan bakar di SPBU.

Antisipasi Kemacetan Akibat Antrian di SPBU

Salah satu potensi penyebab kemacetan adalah penumpukan kendaraan di SPBU, terutama jika ada stok BBM yang habis. Oleh karena itu, Polres Semarang akan berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna memastikan ketersediaan BBM yang cukup di wilayah tersebut.

“Kami akan memastikan SPBU di jalur utama, termasuk jalur tol, memiliki stok BBM yang cukup agar tidak terjadi antrean panjang yang bisa menyebabkan kemacetan,” pungkas AKBP Ratna.

Selain personel yang terlibat dalam Ops Ketupat Candi 2025, Polres Semarang juga menginstruksikan jajaran Polsek di wilayahnya untuk melakukan patroli di masing-masing daerah, terutama yang memiliki destinasi wisata. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa libur Lebaran.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan arus mudik dan wisata di Kabupaten Semarang tetap berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga berakhirnya libur Idul Fitri 2025.

📌 Kaperwil Jateng DIY, Bendoz

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *