Mencegah Malnutrisi Dengan Susu Untuk Lansia yang Susah Makan

Mencegah Malnutrisi Dengan Susu Untuk Lansia yang Susah Makan

Setiap makhluk hidup pasti akan selalu tumbuh, berkembang, hingga menjadi tua atau yang disebut proses penuaan. Proses ini tidak akan bisa dihindari sehingga kita hanya bisa menjaga agar tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia yang dibantu dengan susu untuk lansia yang susah makan. Tentu ada yang bertanya mengapa seiring bertambahnya usia lansia mengalami kesulitan makan?

Sejak orang tersebut lahir, proses penuaan orang tersebut sudah dimulai. Selain itu, dengan bertambahnya usia, kerapuhan lansia biasanya menurunkan fungsi organ dan fungsi fisik tubuh, seperti perubahan komposisi tubuh dan melambatnya proses metabolisme.

Disinilah peran susu sangat penting bagi para lansia terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan makan. Hal ini karena susu lebih mudah dikonsumsi, praktis dalam pembuatannya dan juga memiliki banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh lansia untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang, dan berbagai manfaat lainnya untuk tubuh lansia agar bisa tetap aktif.

Ini juga untuk menghindari risiko lansia mengalami kekurangan nutrisi atau mengalami gizi buruk yang memang seringkali dialami oleh lansia karena tidak memperhatikan pola makan mereka atau makanan yang sudah sulit untuk dicerna sehingga memang lebih disarankan untuk mengonsumsi susu untuk lansia yang susah makan.

Penyakit yang Sering Diderita Lansia

Sebelumnya, Anda juga harus memahami beberapa penyakit yang sering dialami oleh para lansia agar lebih mudah memahami cara penanganannya dan pemberian nutrisi yang tepat. Umumnya lansia akan mengalami perubahan komposisi tubuh, kontraksi otot, dan penambahan lemak. Lansia juga sering mengalami diabetes, penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, neuropati, dll.

Fungsi organ juga akan menurun misalnya seperti pada indera penciuman, penglihatan, pendengaran, dan pengecapan yang biasanya merupakan tanda-tanda adanya permasalahan gizi pada lansia. Gigi lansia juga akan lebih mudah mengeropos dan tanggal karena kebutuhan kalsium yang kurang sehingga ini menyebabkan lansia kesulitan mengunyah hingga mengalami malnutrisi.

Fungsi pencernaan terutama usus juga akan menurun sehingga dapat menyebabkan penyakit gastrointestinal seperti nyeri perut, kembung, sembelit, hingga wasir. Keterampilan sensor motorik pada lansia juga akan mengalami penurunan sehingga dapat menyebabkan kantuk, mengalami kesulitan mengunyah makanan, penurunan daya ingat, hingga penurunan kemampuan kognitif.

Gizi buruk pada setiap orang bukan hanya anak-anak namun juga lansia harus bisa diatasi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia menjadi lebih baik. ini bisa membantu agar lansia tetap sehat dan juga bisa menghindari berbagai jenis penyakit yang dapat mengganggu produktivitas serta mempertahankan nutrisi yang seharusnya dibutuhkan untuk menghindari malnutrisi.

Pilihlah susu untuk lansia yang susah makan yang tepat misalnya susu dari Nestle seperti Boost Optimum untuk kondisi kurang gizi, kehilangan nafsu makan, dan pola makan tidak teratur atau Isocal agar terhindari dari osteoporisis, pembentukan sel daya tahan tubuh, pemulihan dari penyakit, dan kondisi kekurangan zat gizi.