Selain Menyiapkan Menu Sarapan Sehat untuk Anak, Ini Tips Membiasakan Anak Sarapan!
Parenting

Selain Menyiapkan Menu Sarapan Sehat untuk Anak, Ini Tips Membiasakan Anak Sarapan!

Sarapan menjadi hal penting untuk dilakukan terlebih bagi si Kecil, karena sarapan dapat membuat anak lebih berenergi serta mampu meningkatkan konsentrasinya. Apabila buah hati malas untuk sarapan, tentu dapat memengaruhi aktivitasnya pada hari itu. Sehingga tak heran jika Anda perlu menyiapkan menu sarapan sehat untuk anak setiap harinya.

Membiasakan anak untuk sarapan memang bukan hal yang mudah, sehingga orang tua perlu memutar otak agar si Kecil bersemangat menyantap sarapan yang Anda hidangkan. Ikuti tips di bawah ini agar anak terbiasa untuk sarapan!

  1. Membiasakan Sarapan Bersama

Tak jarang anak cenderung malas untuk sarapan karena merasa tidak memiliki teman untuk mengobrol ketika makan. Mungkin karena orangtua yang sibuk mempersiapkan kebutuhan sekolahnya, ataupun karena alasan lainnya. Karenanya Anda perlu membiasakan rutinitas sarapan bersama dengan si Kecil di meja makan, sehingga ia akan merasa lebih bersemangat untuk menikmati menu sarapannya.

  1. Mengajaknya Memilih Menu Sarapan

Agar si Kecil bersemangat untuk sarapan, Anda dapat mengajaknya memilih menu sarapan apa yang ia inginkan. Di malam sebelumnya, Anda bisa menanyakan kepadanya menu apa yang diinginkan untuk sarapan esok hari. Sehingga anak pun akan lebih bersemangat untuk menyantap menu sarapan pilihannya.

  1. Menyiapkan Menu Sarapan Sehat dan Menarik

Menyiapkan menu sarapan bagi si Kecil tentu tak boleh sembarangan, karena sarapan dapat membuat tubuh si Kecil menyimpan energi sehingga tidak mudah lelah. Anda bisa menyiapkan menu sarapan sehat yang memikat pandangannya, dengan begitu ia akan merasa senang dan tak sabar untuk menyantap sarapannya.

Menu sarapan sehat mulai dari roti gandum dan telur mata sapi, roti gandum dan selai kacang, ubi ungu dan kacang rebus, oatmeal dan granola, greek yoghurt dan buah-buahan, oatmeal dan buah-buahan, onigiri, hingga nasi bento berbentuk lucu dapat Anda coba sajikan untuk si Kecil.

  1. Menyajikan Sarapan Dalam Porsi Kecil

Tak sedikit anak yang belum terbiasa menyantap sarapan berat, contohnya nasi. Apabila buah hati Anda termasuk dalam kategori anak yang sulit menyantap menu sarapan berat, Anda tak perlu memaksakan si Kecil untuk makan dalam porsi banyak. Sebaliknya, Anda dapat menyiapkan sarapan dalam porsi kecil namun mengenyangkan untuknya.

Lengkapi Sarapan Anak Dengan Segelas MILO

Selain tips diatas, hal yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah melengkapi menu sarapan si Kecil dengan segelas minuman yang dapat memenuhi sumber energinya. Seperti MILO, yang dapat membuat anak lebih berenergi dan membuat perutnya terasa lebih kenyang.

MILO dengan ekstrak malt, susu, serta coklat baik untuk dikonsumsi si Kecil ketika sarapan ataupun sebagai selingan. Selain itu, MILO mengandung Activ-Go yang terdiri dari vitamin, mineral, serta protomalt yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil.

Itulah tips membiasakan anak sarapan yang dapat Anda coba lakukan di rumah. Tak lupa selalu siapkan menu sarapan sehat untuk anak, dengan segelas MILO untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan energinya setiap hari.

Penjelasan Detail Mengenai Kolostrum Asi
Parenting

Penjelasan Detail Mengenai Kolostrum Asi

Seringkali para ibu yang baru pertama kali memiliki anak dan berada di masa menyusui kawatir air susu tidak keluar dan lain sebagainya. Nah hal ini janganlah menjadi penghalang untuk menyusui sang buah hati. Nah bila asi tidak keluar maka ibu dapat meneruskan proses menyusui karena pada saat itulah buah hati akan menerima kolostrum yang memiliki fungsi baik untuk menjaga daya tahan tubuh bayi. Nah bagi para ibu yang tidak tahu apa itu kolostrum asi. Jadi kolostrum ini sendiri merupakan cairan yang keluar untuk pertama kalinya dari payudara bunda yang biasanya berwarna kuning kental. Cairan ini tentunya memiliki kandungan bakteri, vitamin a, protein dan juga mineral yang sangat berfungsi untuk dapat menghambat terjadinya pertumbuhan virus dan juga bakteri. Ulasan pada kali ini akan membahas lengkap tentang kolostrum pada asi. Untuk itu langsung saja simak ulasannya dibawah ini.

Pemberian Kolostrum Asi

Pemberian kolostrum asi dapat dilakukan di hari pertama dan juga hari kedua itu selama 5 hingga 10 menit setiap payudara. Kemudian untuk hari berikutnya yaitu selama 15 hingga 20 menit setiap payudara. Jadi untuk para ibu menyusui yang baru pertama kalinya mengalami proses menyusui ini maka anda tidak perlu kawatir lagi terhadap kondisi ini karena ini sangat wajar dan tentunya sangat aman untuk bayi anda. Nah pemberian asi secara rutin tentunya sangat dianjurkan untuk tumbuh kembang buah hati anda sendiri.

Manfaat Kolostrum Asi

kolostrum asi ini rupanya memiliki segudang manfaat yang sangat baik bagi buah hati anda. Manfaat kolustrum yang pertama yaitu dapat sebagai antibodi bayi. Bayi memang rentan terhadap segala jenis virus juga bakteri. Oleh sebab itu banyak juga bayi yang mengidap berbagai macam penyakit mulai dari sakit biasa hingga sakit yang tidak diinginkan. Nah kolostrum ini sendiri dapat melindungi daya tahan tubuh sang buah hati sehingga bayi anda pun terhindar dari infeksi dan juga terhindar dari alergi.

Manfaat kolostrum berikutnya yaitu kandungan sel darah putih yang ada di dalam kolostrum itu sendiri dapat menjaga sang buah hati dari adanya infeksi. Biasanya bayi memang rentan terhadap infeksi sehingga kolustrum ini sangat dibutuhkan sekali. Nah manfaat berikutnya yaitu adanya kandungan laksatif atau kandungan pencahar yang sangat berfungsi untuk dapat membersihkan mekonium. Tentu sangat bermanfaat sekali kan bagi kesehatan sang buah hati.

Manfaat lain yang dimiliki oleh kolostrum ini yaitu bukan hanya dapat mencegah berbagai macam jenis infeksi namun juga dapat mencegah adanya resiko sakit mata. Hal tersebut dikarenakan kolostrum ini memiliki kandungan vitamin a didalamnya. Itulah beberapa informasi yang dapat anda ketahui dari kolostrum asi.

Penuhi Kebutuhan DHA dan Omega 3 Untuk Anak
Parenting

Penuhi Kebutuhan DHA dan Omega 3 Untuk Anak

DHA dan omega 3 merupakan nutrisi yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Maka dari itu pemberian DHA dan omega 3 untuk anak sangatlah penting. Meskipun begitu, masih banyak anak-anak yang kekurangan asupan omega 3 dan DHA. Padahal memenuhi kebutuhan omega 3 dan DHA bisa membantu anak mencapai prestasinya saat masuk sekolah.

Omega 3 merupakan asam lemak esensial yang penting bagi tubuh namun tidak bisa diproduksi dalam tubuh sehingga harus didapatkan dari mengonsumsi makanan dan minuman tertentu sedangkan DHA termasuk komponen dalam omega 3 biasanya ada pada makanan laut. DHA dan omega 3 bukan hanya baik untuk otak namun juga tumbuh kembang anak serta daya tahan tubuh.

Cara Memenuhi Kebutuhan Omega 3 dan DHA

Semua orang tanpa memandang umur membutuhkan omega 3 dan DHA bukan hanya anak-anak namun juga orang dewasa. Anak dengan usia 4-12 tahun membutuhkan setidaknya 900 mg / hari sedangkan anak berusia 13 tahun ke atas hingga dewasa membutuhkan sekitar 1.000 hingga 1.100 mg / hari.

Namun jumlah asupan bisa saja lebih banyak dari yang dianjurkan apabila tubuh sedang dalam kondisi yang kurang sehat, sakit berat, atau memang tubuh kekurangan DHA dan omega 3. Asupan ini sesuai dengan anjuran dokter.

Terkadang sebagian orang memang membiarkan anaknya mengonsumsi makanan apa saja namun ada baiknya untuk memperhatikan nutrisi yang diberikan kepada anak termasuk DHA dan omega 3 untuk anak apalagi kedua nutrisi ini tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan juga untuk mendukung pertumbuhan otaknya.

Makanan yang Mengandung DHA dan Omega 3

Karena Omega 3 dan DHA hanya bisa didapatkan dari makanan tertentu maka sebaiknya mencari tahu makanan apa saja yang kaya akan kandungan tersebut. Beberapa diantaranya yaitu makanan laut terutama ikan, daging, kacang-kacangan (walnut dan almond), telur, dan biji-bijian (chia seed).

Apabila anak Anda tidak menyukai makanan tersebut, jangan menyerah. Cobalah untuk membuat berbagai macam kreasi masakan hingga pada akhirnya anak menyukainya. Kreasikan berbagai menu agar anak ingin mengonsumsinya dan juga tidak bosan. Dengan ini maka bisa membantu meningkatkan selera makan anak. Jelaskan juga kepada anak bahwa makanan tersebut bergizi dan akan membuatnya menjadi pintar, sehat, dan juga kuat.

Apabila anak masih sering menolak mengonsumsi makanan tersebut maka ibu bisa mencoba memberikan susu formula yang memiliki kandungan DHA dan omega 3 untuk anak. Salah satu susu formula yang bisa dipertimbangkan yaitu SGM Eksplor Plus yang tersedia untuk umur 1 tahun hingga 12 tahun dengan nutrisi gizi yang seimbang. Terdapat berbagai kandungan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak seperti protein, kalsium, fosfor, vitamin C, vitamin D, vitamin A, dll.